Belgian Wall!
Melihat pertandingan
pertama di Liga Inggris banyak sorotan yang menunggu penampilan LFC,
para pendukung menunggu apakah penampilan impresif LFC di akhir musim
lalu akan berlanjut setelah perginya Suarez. Banyak orang yang
mengatakan bahwa LFC merupakan “one
man team”, tetapi
pertandingan kemarin menunjukan bahwa meskipun agak berkurang
kekuatan dalam penyerangan tetapi tertutup dengan penampilan gemilang
dari Sturridge dan Sterling. Mereka mencetak dua goal kemenangan
untuk LFC.
Di
lini tengah yang paling menonjol terlihat adalah Jordan henderson
yang bisa dibilang tidak kenal lelah dalam mengejar bola dan salah
satu through pass nya memberikan assist kepada Sterling, Gerrard dan
Lucas menjalani role sebagai benteng serangan pertama sebelum sampai
ke lini belakang, walaupun masih agak terlihat rapuh dan sering
tertembus tetapi setidaknya cukup untuk menahan serangan Soton.
Di
lini belakang ada dua debutan di LFC yaitu Lovren dan Manquillo,
pemain yang bisa dibilang bisa langsung “nyetel” dengan team dan
walaupun tidak sempurna tetapi debutan ini mennyelesaikan
pertandingan dengan baik dan banyak pundit yang bilang debut yang
mengesankan terlebih untuk Manquillo.
Menilai
hal diatas ada satu pemain yang penampilannya tidak bisa
dikesampingkan sebagai “aktor” kemenangan juga untuk LFC, dia
adalah Simon Mignolet kiper berkebangsaan Belgia yang entah berapa
kali berjibaku jatuh bangun mengahadang serangan dari Soton malam
itu, karena masih kurang terkoordinasinya lini belakang dari LFC yang
ditempati beberapa muka baru membuat Mignolet bekerja lebih keras
untuk menjaga gawangnya. Mignolet yang menjadi kiper kedua di timnas
belgia setelah Courtois yang banyak orang bilang bahwa Mignolet ini
bukan tipe “Sweeper Keeper” yang dibutuhkan untuk taktik yang
lebih banyak memainkan permainan passing, tetapi tipe “Shot
Stopper”.
Mignolet
bisa dibilang tipe “Shot Stopper” yang mempunyai kemampuan untuk
membaca bola dan refleks diatas rata-rata, seringkali Mignolet
melakukan penyelamatan ajaib yang bisa menyelamatkan LFC dari
kekalahan, tahun lalu pada saat LFC melawan stoke di pertandingan
pertama musim lalu yang juga menjadi pertandingan debutnya (jika
tidak salah ingat) di menit-menit akhir pertandingan saat itu LFC
unggul 1-0 dan pada saat itu LFC kena hukuman penalty. Pada saat
banyak supporter yang sudah pasrah, Mignolet melakukan penyelamatan
yang juga memberikan kemenangan untuk LFC di pertandingan tersebut.
Tidak berbeda dengan pertandingan kemarin banyak penyelamatan Mignolet
termasuk penyelamatan menit 88 yang sebenarnya hanya terkena sedikit
dari jarinya tapi berhasil merubah sedikit jalannya bola menjadi kena
mistar gawang dan bisa dipastikan pada saat hal itu terjadi seluruh
supporter LFC yang menonton menahan nafas dengan jantung yang siap
berhenti sejenak.
Dear
Simon,
You
might be in second line on your National Team, but here on LFC you're
our hope, our big wall in front of the goal. Every breath that we
hold when a shot strike to you i'm sure everyone pray that you would
stop that strike.
Goalkeeper
is a difficult position in football, you could stop 10 shot but you
let 1 in then you could be a villain. But our hope wouldn't stop for
you to get a clean sheet for your goal..
So
stay sharp amigo!!
He's
Big, He's Belgian, and He's our Keeper Simon Mignolet!!