Tuesday, August 19, 2014

Belgian Wall!!

Belgian Wall!

Melihat pertandingan pertama di Liga Inggris banyak sorotan yang menunggu penampilan LFC, para pendukung menunggu apakah penampilan impresif LFC di akhir musim lalu akan berlanjut setelah perginya Suarez. Banyak orang yang mengatakan bahwa LFC merupakan “one man team”, tetapi pertandingan kemarin menunjukan bahwa meskipun agak berkurang kekuatan dalam penyerangan tetapi tertutup dengan penampilan gemilang dari Sturridge dan Sterling. Mereka mencetak dua goal kemenangan untuk LFC.

Di lini tengah yang paling menonjol terlihat adalah Jordan henderson yang bisa dibilang tidak kenal lelah dalam mengejar bola dan salah satu through pass nya memberikan assist kepada Sterling, Gerrard dan Lucas menjalani role sebagai benteng serangan pertama sebelum sampai ke lini belakang, walaupun masih agak terlihat rapuh dan sering tertembus tetapi setidaknya cukup untuk menahan serangan Soton.


Di lini belakang ada dua debutan di LFC yaitu Lovren dan Manquillo, pemain yang bisa dibilang bisa langsung “nyetel” dengan team dan walaupun tidak sempurna tetapi debutan ini mennyelesaikan pertandingan dengan baik dan banyak pundit yang bilang debut yang mengesankan terlebih untuk Manquillo.



Menilai hal diatas ada satu pemain yang penampilannya tidak bisa dikesampingkan sebagai “aktor” kemenangan juga untuk LFC, dia adalah Simon Mignolet kiper berkebangsaan Belgia yang entah berapa kali berjibaku jatuh bangun mengahadang serangan dari Soton malam itu, karena masih kurang terkoordinasinya lini belakang dari LFC yang ditempati beberapa muka baru membuat Mignolet bekerja lebih keras untuk menjaga gawangnya. Mignolet yang menjadi kiper kedua di timnas belgia setelah Courtois yang banyak orang bilang bahwa Mignolet ini bukan tipe “Sweeper Keeper” yang dibutuhkan untuk taktik yang lebih banyak memainkan permainan passing, tetapi tipe “Shot Stopper”.



Mignolet bisa dibilang tipe “Shot Stopper” yang mempunyai kemampuan untuk membaca bola dan refleks diatas rata-rata, seringkali Mignolet melakukan penyelamatan ajaib yang bisa menyelamatkan LFC dari kekalahan, tahun lalu pada saat LFC melawan stoke di pertandingan pertama musim lalu yang juga menjadi pertandingan debutnya (jika tidak salah ingat) di menit-menit akhir pertandingan saat itu LFC unggul 1-0 dan pada saat itu LFC kena hukuman penalty. Pada saat banyak supporter yang sudah pasrah, Mignolet melakukan penyelamatan yang juga memberikan kemenangan untuk LFC di pertandingan tersebut.



Tidak berbeda dengan pertandingan kemarin banyak penyelamatan Mignolet termasuk penyelamatan menit 88 yang sebenarnya hanya terkena sedikit dari jarinya tapi berhasil merubah sedikit jalannya bola menjadi kena mistar gawang dan bisa dipastikan pada saat hal itu terjadi seluruh supporter LFC yang menonton menahan nafas dengan jantung yang siap berhenti sejenak.

Dear Simon,

You might be in second line on your National Team, but here on LFC you're our hope, our big wall in front of the goal. Every breath that we hold when a shot strike to you i'm sure everyone pray that you would stop that strike.

Goalkeeper is a difficult position in football, you could stop 10 shot but you let 1 in then you could be a villain. But our hope wouldn't stop for you to get a clean sheet for your goal..

So stay sharp amigo!!

He's Big, He's Belgian, and He's our Keeper Simon Mignolet!!

No comments:

Post a Comment