Klub besar ya itulah LFC
dimata para supporternya, Klub yang kami banggakan akan 18 gelar liga
sebelum format baru dan 5 Juara Eropa, menjadi kebanggaan kami
sebagai supporter salah satu klub merseyside. Di tahun 2005 kami
diajak menyaksikan keajaiban dalam sepakbola yang bahkan menurut
pengakuan beberapa supporter AC Milan kemenangan mereka atas LFC di tahun 2007 tetap tidak bisa membalas rasa sakit hati mereka di 2005.
Sebenernya artikel ini
memiliki judul yang lebih panjang daripada yang tertulis diatas,
judul yang seharusnya adalah “Dia yang berharap untuk bertahan dan
Dia yang siap untuk pergi”. Ingatkah kita para supporter LFC
siapakah satu-satunya pemain yang masih bertahan dari skuad yang
menciptakan keajaiban? Ya, Steven George Gerrard. Satu-satu nya
pahlawan Istanbul yang masih bertahan di LFC, pemain yang akan pergi
di akhir musim ini, pemain yang bahkan oleh sebagian suporter LFC
sendiri dianggap menjadi batu sandungan berkembangnya LFC ke depan.
Gerrard yang identik
dengan LFC, yang bahkan mendapat gelar Mr. Liverpool ini akan
mengakhiri karirnya yang luar biasa di LFC, dan akan segera berangkat
ke Amerika untuk bergabung dengan salah satu mantan punggawa LFC yang
hanya bermain setengah musim di Anfield, Robbie Keane. Dia yang
berharap dipertahankan oleh klub yang membesarkannya, tetapi dia bisa
membaca bahwa klub ini sudah merasa besar, bisa berjalan tanpa
dirinya lagi dan sepertinya sudah siap ditinggal oleh nya.
Musim ini sendiri LFC
mengalami musim Roller Coaster yang menakjubkan, terpuruk di awal
musim, bangkit di tengah musim tetapi di dua pertandingan terakhir
mengalami kekalahan yang sangat menyakitkan dari rival menuju empat
besar. LFC digilas habis oleh Arsenal 4-1 yang dimana hampir
membalaskan dendamnya musim lalu. Tim baru tanpa Gerrard memang
sangat menjanjikan di masa depan dan kami para supporter pun yakin
itu.
Tetapi apakah LFC “baru”
ini sudah yakin bahwa tim ini bisa mengatasi tekanan mental pada saat
melawan tim-tim besar tanpa para pemain seniornya. Ya, pengalaman
memang bisa didapatkan melalui pertandingan di depannya tetapi
pernahkah kita pernah mendengar kutipan “Pengalaman itu mahal” ?.
Secara tidak langsung menunjukan LFC harus melalui beberapa musim
lagi adaptasi. Jangan, jangan bilang kami suporter LFC tidak sabar,
kami bahkan sangat sabar menunggu gelar tidak kunjung datang.
Yang terakhir sepeninggal
Gerrard nanti adalah adakah “magnet” lain selain dia untuk
menarik pemain dengan reputasi dunia untuk bergabung dengan LFC?.
Fernando Torres dan Luis Suarez pun datang karena ingin bermain
bersama Gerrard. Kepergian Gerrard merupakan suatu hal yang tidak
mungkin terelakan dan mungkin pendiriannya sekarang sudah berubah
dari pemain tidak ingin pergi menjadi pemain yang siap untuk pergi
setelah mengetahui bahwa jasanya sudah tidak dibutuhkan lagi oleh
klub yang membesarkannya.
Kami hanya bisa berharap
bahwa pemain muda yang menjadi penerus dia, bisa menyerap
sebanyak-banyak pengalaman yang dimilikinya. Sekaligus belajar
mempunyai kesetiaan yang tidak banyak lagi dimiliki oleh para pemain
muda sepakbola sekarang. Loyalitas yang hanya dimiliki oleh hanya
beberapa pemain istimewa.
Dear Stevie,
Lot of sadness and Joy you gave to
the club..
You give more than hundred percent
everytime you step on the pitch..
You love this club that no one can
imagine..
True that we'll never find a player
like you..
Who play with every beat of his
heart..
Player who never give up even on the
darkest time..
I know you feel it's time to go
now..
It's gonna be a sad day for Kopites
to see you leave..
But always remember that we're gonna
be your supporter now and then..
For the last time please share them
a pride to wear our badge..
Share your lesson about loyalty..
Share you spirit to them who will
continue the pride on our badge!
So long Hero!