Sunday, February 22, 2015

Akhir Cerita Cinta Pertama

Akhir Cerita Cinta Pertama

Bukan, bukan karena aku berhenti mencintainya tetapi karena ketiadaan daya dari dirinya untuk bangkit kembali dan bertahan bahkan hanya untuk bernafas. Sedih dan pedih terasa dihati melihat dia sekarat menunggu ajal, saat melihatnya terlintas kembali memori indah yang pernah dijalani saat-saat sulit yang dilalui hingga pada saat aku memutuskan untuk pindah ke lain hati. Dia memang sudah bukan lagi cinta ku lagi tetapi cinta pertama tetaplah cinta pertama akan selalu ada dihati sampai kapan pun.



Paragraf diatas bukanlah mengenai perjalanan kisah cinta seorang lelaki kepada wanita pujaannya, melainkan cinta seorang supporter sepakbola terhadap klub sepakbola pertama yang dia puja. Mungkin kisah cinta dia yang dulu tidak seindah yang sekarang, mungkin saja dia sudah bahagia dengan cintanya yang sekarang. Tetapi tetap saja jika melihat klub pertama yang dia puja sudah diujung akhir hidupnya pasti akan menyayat hatinya.

Parma FC nama klub nya. Klub yang dahulu terkenal menjadi pencetak pemain-pemain muda handal siapa tidak kenal nama Faustino Asprilla, Thomas Brolin, Hernan Crespo, Lilian Thuram hingga kiper veteran Juventus dan timnas Italia Gianluigi Buffon. Nama tersebut diatas hanyalah segelintir pemain dari beberapa punggawa Parma yang berhasil menembus pentas sepakbola dunia dan bermain di klub ternama di seluruh dunia.



Tidak banyak memang memori kemenangan yang dia dapat sebagai supporter sepakbola tetapi itulah yang membentuk mental dia sebagai Supporter agar bisa mendukung klub apapun keadaannya. Memori indah yang masih jelas teringat itu piala pertamanya sebagai pendukung Parma FC yaitu Juara Coppa Italia yang dilanjut dengan piala UEFA yang sekarang berubah format dan nama menjadi Europa League. Dia merengek ke ayahnya agar dibangunkan jam 2 pagi untuk menonton Parma yang dimana pada saat itu dia berumur 13 Tahun.

Tidak salah keputusan yang dia ambil karena Parma memenangkan Coppa Italia dan Piala UEFA tetapi yang paling teringat adalah hasil Piala UEFA dengan skor 3-0 untuk Parma dimana duet Hernan Crespo – Chiesa menjadi pahlawan ditambah dengan satu gol dari Paolo Vanoli menjadi momen bersejarahnya melihat tim yang dia puja memenangkan double winner pada tahun itu.



Sedangkan memori pahit yang dia pernah rasakan adalah bagaimana melihat Parma FC dibantai oleh Inter Milan yang sewaktu itu masih ada “Il Phenomenon” Ronaldo Luis Da Lima 5-1, pertama kali itu pula dia merasakan menangis karena Sepakbola dan yang paling pahit adalah merasakan bagaimana Parma FC terdegradasi yang membuat cinta nya berpaling dikarenakan tidak bisanya dia mengikut perkembangan Parma waktu itu dan dia berjanji bahwa di tanah Italia ada satu-satunya klub yang dia dukung.

Tetapi cerita indah tinggalah cerita, 100 tahun seharusnya menjadi umur dimana klub menjadi semakin kuat tetapi berita buruk itu datang pada tanggal 22 Februari 2015 Parma FC dinyatakan bangkrut dikarenakan ketidak sanggupannya menjalankan kompetisi hingga akhir, Parma FC otomatis degradasi hanya tinggal menunggu pengumuman dari FIGC dan pihak penyelenggara Serie A. Dia sedih mendengar berita ini, Cinta Pertamanya yang dulu sangat dia puja sekarat menunggu pertolongan yang tak kunjung datang. Mungkin cinta terbesarnya sudah berpaling kepada klub lain, tetapi Parma FC sebagai klub pujaannya menjadi cinta pertama yang tidak akan pernah terlupa olehnya.

Dear Gialloblu,

You might not be my Last love on Football Club..
But it hurts enough to see you dying..
All the good and sad memories you give me..
Makes me become a supporter that always support club no matter the condition is..

You absolutely have a special place in my heart as a football fans..
You are my first Love on football when all my friend choose other big club on that time..
But I choose you with no reason, I just Love you and it's grow bigger and bigger that time..

You might near an end but I still hope there would be a miracle to save you from bancruptcy..
A Miracle to make you back from the death and become stronger..
But I just want you to know that my hope and pray with you always..


#Non Mollare Mai #Parma Per Siempre!

No comments:

Post a Comment