Thursday, March 26, 2015

Coming Home!

Setiap manusia yang punya mimpi dan harapan pasti mengharapkan mimpi dan harapan nya jadi kenyataan, tetapi terkadang Tuhan berkata lain ada beberapa kutipan “Sesungguhnya  yang diinginkan manusia itu belum tentu baik untuk dirinya” tetapi terkadang manusia tidak bisa menerima begitu saja dengan apa yang sudah dituliskan untuk dirinya. Dengan tidak bermaksud menjadi terlalu serius di awal, jadi seperti biasa artikel ini pastinya berkaitan dengan Liverpool FC.

Berkaitan dengan Legenda LFC Steven Gerrard tetapi ini bukan mengenai kartu merahnya fenomenalnya di pertandingan sarat tensi melawan para Manch kemarin. Tetapi mengenai Testimonial Match yang akan digelar di jeda internasional besok. Para pemain sudah dipilih termasuk beberapa pemain kelas dunia yang pernah bermain bersama Gerrard. Tim Gerrard akan berhadapan dengan Tim Carra, dilihat dari Line up yang dipilih oleh Gerrard ada dua nama yang paling menarik, mimpi dari banyak kopites untuk melihat mereka bersanding.


Siapa yang tidak kenal Fernando Torres dan Luis Suarez? Dua nama fenomenal  yang pernah mengisi hati kopites dari seluruh dunia. Mimpi yang awalnya hampir jadi kenyataan di tahun 2010, melihat mereka menjadi “duet maut” di lini depan LFC saat itu. Bisa dipastikan jika duet itu menjadi kenyataan akan membuat para Back di BPL “ngompol” melihat mereka. Tetapi ya itu Tuhan menuliskan lain Dia bukan membuat mereka bersanding tetapi menggantikannya.

Buyar lah semua mimpi dan harapan para Kopites melihat dua penyerang kelas dunia mengobrak-abrik lini belakang lawan. Torres memilih hengkang ke klub kaya London tanpa memberitahukan alasannya hingga saat ini dan hasilnya transfer itu merupakan keuntungan besar bagi LFC tetapi menjadi akhir karir Torres, dia tidak pernah lagi menjadi Torres yang bermain di LFC dan mungkin keputusan tersebut merupakan penyesalan terbesar baginya.



Beda cerita dengan Suarez, dia datang dari Ajax sebagai pemain Kelas dunia sepaket dengan perangai yang bisa dibilang “luar biasa” sebelum pindah ke LFC dia sempat menggigit pemain lain di liga belanda dan menjalani skorsing, walaupun begitu dia tetap dipuja di Ajax dan LFC tetap yakin untuk memboyongnya ke Anfield. Beda dengan Torres yang jauh dari kata kontroversial di dalam lapangan. Suarez lebih meledak-ledak di dalam lapangan, tetapi hasilnya Suarez masih lebih dicinta oleh kopites dibanding Torres yang pergi dengan menyakitkan.

Harapan tetaplah harapan, sekali lagi mimpi dan harapan melihat mereka bersanding untuk pertama kali akan jadi kenyataan jika Torres dan Suarez tidak cedera hingga hari H Gerrard Testimonial Match. Satu mimpi yang akan tercapai walaupun bukan dalam pertandingan sesungguhnya tetapi buat saya pribadi dan mungkin beberapa kopites yang mempunyai cita-cita yang sama dengan saya sudah cukup bahagia melihat dua “mantan” pujaan berdiri di sisi yang sama, sisi dari Steven Gerrard.

Dear Stevie,

This match maybe the last one big testimonial for you
Make it worth every minute will ya..
Every big player would comeback for you..

Xabi , Torres and Suarez stand in one team, Your Team..
And Every another big player play in Carra’s Team..
Like your hope back in the day when there’s a chance they play with you in one team..

Hope this is would be special memory for you..

Remember Steve They Coming Back Home for you.. 

Goodluck Stevie Lad!

No comments:

Post a Comment